Soloensis

Pengertian Survey Topografi dan Tahapan-tahapannya

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Bagi orang awam mungkin masih terdengar asing mendengar kata topografi. Terapan ilmu satu ini rupanya sangat berguna bagi masyarakat. Lalu, sebenarnya apa pengertian dan manfaat yang bisa didapatkan dari survey topografi?

Pengertian dan Manfaat dari Survey Topografi

Survey topografi adalah suatu metode yang dilakukan untuk menentukan posisi tanda-tanda buatan manusia maupun alamiah diatas permukaan tanah. Cara ini juga bisa digunakan untuk mengumpulkan data-data yang akhirnya akan dibuat menjadi peta topografi.

Manfaat survey topografi ialah membantu tim ahli di lapangan sebagai bahan acuan, info ketinggian, dan batasan area bagi para arsitektur. Serta memberikan informasi lainnya terkait hal teknis tentang kondisi di lapangan.

Tahapan yang Dilakukan dalam Survey Topografi

Demi mendapatkan hasil yang maksimal, tim yang bertugas harus melakukan persiapan-persiapan yang matang sebelum terjun di lapangan. Berikut ini adalah tahapan-tahapan penting yang tidak boleh dilewatkan ketika menjalankannya:

• Preparing, yaitu menyiapkan dokumen perencanaan

• Menyiapkan peralatan survey beserta alat-alat lainnya

• Safety tools yang dibutuhkan oleh para tim

• Mobilisasi

• Site preparation, menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan meliputi konsumsi, tempat menginap, dan lainnya

• Mulai pemasangan Benchmark atau yang biasa disebut titik kontrol

• Mulai dengan pengukuran dan pengamatan GPS

• Menghitung jaring kontrol

• Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kerangka acuan

• Mulai mendapatkan pemetaan kontur

• Penggambaran fiture detail seperti jalan, saluran, gang-gang kecil

• Demobilisasi

• Laporan akhir dalam bentuk gambar-gambar

• Serta informasi terkait layout, elevasi Benchmark, dan lainnya.

Metode-metode yang Dilakukan Survey Topografi

Sama halnya ilmu pengukuran tanah dan lainnya, survey topografi bisa dilakukan dengan beragam metode yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya sudah umum dilakukan saat proses pemetaan tanah, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut:

1. Metode Tachymetri

Metode satu ini menjadi yang paling umum dilakukan, yaitu melakukan pengukuran dengan alat-alat opris, elektronis, dan digital. Hasil yang detail akan didapatkan dengan panduan proses yang runtut. Dimulai dengan penyiapan alat ukur di atas titik ikat dan penempatan rambu di titik bidik.

Metode tachymetri kebanyakan menggunakan garis bidik miring, hal ini dikarenakan menyesuaikan dengan beragamnya topografi yang berbeda-beda disetiap wilayah. Cara ini memang paling banyak dilakukan saat di lapangan, terutama untuk daerah yang luas.

2. Metode Offset

Kemudian ada metode offset. Cara satu ini juga lazim dilakukan di lapangan. Karena hasilnya juga detail dengan peralatan yang cukup sederhana. Ada dua pilihan yang bisa Anda lakukan yaitu menggunakan siku-siku atau mengikat.

Cara kerja metode offset sendiri adalah dengan menggunakan pita atau rantai atau alat bantu lainnya menggunakan siku. Dalam prakteknya tim di lapangan biasanya akan memilih metode mengikat untuk membantu mereka menyelesaikan tugas dengan cepat serta akurat.

3. Fotogrametri

Metode satu ini tengah marak beberapa tahun belakangan ini yaitu pemetaan melalui udara. Hasil pemetaannya bisa berupa foto saja, namun tidak bisa begitu saja dijadikan dasar penggambaran peta. Harus dilakukan pengukuran-pengukuran lainnya agar hasil lebih akurat.

Gambar yang didapatkan dari udara nantinya akan menjadi landasan rekonstruksi bentuk, ukuran serta letak suatu benda tersebut. Setelah dijadikan referensi baru akan dilakukan pengukuran batas tanah yang harus dipetakan sesuai foto.

4. Pengukuran Meja Lapangan

Dengan metode satu ini sepertinya masih jarang dilakukan, karena terbatasnya peralatan yang ada serta masih banyaknya pilihan lain lain yang bisa digunakan dengan hasil lebih maksimal. Untuk itu belum banyak informasi mengenainya.

Teknik pemetaan akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang signifikan, baik peralatan yang digunakan maupun cara-cara yang dilakukan. Proses pengukuran juga semakin cepat serta tingkat ketelitian lebih detail.

Langkah-langkah Pemetaan pada Survey Topografi

Selanjutnya setelah menentukan metode yang akan dipilih, operator akan segera menjalankan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam jasa pemetaan survey topografi. Sebagai orang awam pasti belum banyak informasi mengenai hal-hal tersebut. berikut pemaparan hal apa saja yang perlu dilakukan:

1. Persiapan

Pertama tentunya para ahli melakukan persiapan terlebih dahulu. Banyak hal yang harus diperhatikan mengingat kegiatan yang akan dijalankan membutuhkan ketelitian yang tinggi. Ini berbanding lurus dengan hasil maksimal dari setiap proses yang dihasilkan.

Menyiapkan alat-alat yang harus dibawa dalam satu wadah rapi, kemudian safety tools setiap personil, kelengkapan data beserta dokumen juga harus diperhatikan secara seksama. Barulah mereka siap menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang diterapkan.

2. Survei Pendahuluan

Kegiatan awal biasanya dilakukan dengan peninjauan lokasi, dengan melihat kondisi medan secara menyeluruh bisa membuat mengerti apakah akan data masalah yang berpotensi menghambat jalannya proses selanjutnya. Jika memang iya, maka akan memikirkan alternatif solusi terbaik untuk pemecahan.

Hasil dari survey biasanya berupa keputusan teknik pelaksanaan yang akan dilakukan. Kemudian penentuan posisi titik-titik kerangka pada peta untuk pengukuran lebih detail atau aman tidaknya alat-alat tersebut digunakan dalam lokasi pilihan.

3. Survei Pengukuran

Kemudian berlanjut ke survei pengukuran, dimana akan dilakukan beberapa langkah yang meliputi kerangka peta, detail yang akan dihitung serta pengolahan data. Jika sudah di dapat data dari lapangan, maka para peneliti biasanya akan mendapatkan hasil akhir berupa penggambaran.

Beberapa proses lainnya adalah penggambaran titik-titik kerangka pada peta, menyusul detail akurat yang akan ditambahkan, lalu penarikan garis kontur dari horizontal ke vertikal. Kemudian juga editing untuk proses pewarnaan atau penambahan tata letak suatu lokasi, terakhir adalah simbolisasi.

Survey topografi adalah metode yang cukup efektif digunakan untuk melakukan pemetaan. Dengan begitu, tingkat keakuratannya pun juga cukup tinggi.

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Zamhari S, Kom. I

Hanya manusia yang suka belajar

Add comment