Soloensis

Asal-Usul Rambut Gimbal

gimbak

Pada zaman dahulu hidup seorang putri yang sangat cantik dan anggun akan tetapi belum memiliki seorang suami.Putri tersebut bernama Sinta Dewi.Putri Sinta Dewi hidup di kerajaan yang sangat makmur dan subur.Kerajaan tersebut bernama Kerajaan Dieng.Seiring berjalannya waktu kerajaan tersebut mengalami kemunduran,tanah yang sebelumnya subur sekarang menjadi gersang dan sulit untuk ditanami.Penduduk yang bias hidup makmur sekarang berada dibawah garis kemiskinan.Banyak sekali penduduk dari kerajaan tersebut mati karena dilanda kelaparan dan kekeringan yang berkepanjangan. Kondisi Kerajaan Dieng yang semakin kacau balau membuat sang putri menjadi cemas dan bingung.Putri Sinta Dewi lantas menyuruh pengawalnya untuk mengumpulkan orang-orang pintar dari segala penjuru kerajaan untuk mencari solusi cara mengatasi kondisi kerajaan yang semakin kacau.Berkumpulah para orang-orang pintar dari segala penjuru kerajaan.Putri Sinta Dewi lantas menanyai satu persatu orang-orang tersebut.Ada yang mengusulkan untuk menyerang kerajaan lain agar mendapatkan harta rampasan dan juga yang mengusulkan untuk mengadakan sayembara barang siapa yang bisa membuat sumur yang dalam dan juga memberikan emas yang banyak bisa mempersunting Putri Sinta Dewi.Putri memilih untuk melakukan sayembara.Disebarlah kabar mengenai sayembara di seluruh pulau.Banyak sekali para pangeran yang mengikuti sayembara tersebut.Datanglah beberapa pangeran dengan membawa bahan pokok dan juga emas untuk mengikuti sayembara yang dibuat oleh Putri Sinta Dewi.Ketika Putri Sinta Dewi menjelaskan mengenai syarat sayembara untuk membuat sumur para pangeran tersebut mengundurkan diri dan hanya tersisa satu pangeran yang bernama Pangeran Kidang Garungan.Pangeran tersebut menggunakan penutup kepala dan dengan tegas siap membuat sumur untuk Putri Sinta Dewi. Keesokan harinya pangeran beserta para pengawalnya dating kembali ke kerajaan untuk membuat sumur.Pangeran Kidang Garungan melakukan sebuah ritual untuk memanggil para jin agar membantunya membuat sumur yang dalam dan besar.Tidak berselang lama para jin pun telah menyelesaikan pembuatan sumur.Datanglah pengawal kerjaan Dieng melapor kepada Putri Sinta Dewi bahwa sumur yang dibuat oleh pangeran Kidang Garungan telah selesai.Putri pun terkagetkaget karena Pangeran Kidang Garungan dapat menyelesaikannya dengan sangat cepat.Lantas Putri Sinta Dewi dating untuk melihat sumur tersebut.Karena syarat untuk memenangkan sayembara telah terpenuhi maka Putri Sinta Dewi harus menikah dengan Pangeran Kidang Garungan dibuatlah acara pernikahan didekat sumur yang telah dibuat.Diundanglah seluruh rakyat kerajaan untuk menyaksikan pernikahannya.Pada saat acara pernikahan Putri Sinta Dewi penasaran kenapa Pangeran Kidang Garungan selalu menggunakan penutup kepala,dibukalah penutup kepala yang dipakai oleh Pengeran Kidang Garungan.Putri Sinta Dewi sangat kaget karena ternyata penutup kepala tersebut untuk menutupi kepala Pangeran Kidang Garungan yang berbentuk seperti kijang.Putri Sinta Dewi pun enggan untuk menikah dengan Pangera Kidang Garungan kerana memiliki kepala seperti kijang tetapi memiliki tubuh seperti manusia biasa.Didoronglah Pangeran Kidang Garungan kedalam sumur.Ketika Pangeran Kidang Garungan terjatuh Pangeran Kidang Garungan mengucapkan sumpah serapah bahwa “Seluruh kuturunan Putri Sinta Dewi akan berambut Gimbal”.Sumpah yang diucapkan oleh Pangeran Kidang Garungan menjadi kenyataan,seluruh keturunan Putri Sinta Dewi menjadi gimbal.Sampai sekarang banyak anak-anak di daerah Dieng yang berambut gimbal.Untuk mencukur rambut gimbal tersebut perlu diadakan ritual terlebih dahulu agar tidak tumbuh kembali

    Apakah tulisan ini membantu ?

    Add comment