Soloensis

Solo Pos, Sumber Berita Solo di Era Reformasi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Pengalaman menarik saya bersama Solo Pos adalah saat awal penerbitan Solo Pos, yakni sekitar th 1998. Mungkin saat itu banyak yang memandang koran Solo Pos sebelah mata, mengingat banyak masyarakat yang lebih suka berlangganan koran terbitan ibu kota, meski berita daerah yang disampaikan sangat minim.
Dengan terbitnya Solo Pos, keluarga saya pun langsung tertarik untuk berlangganan demi mendapatkan beragam informasi daerah, khususnya sikon kota Solo sendiri, karena saat itu saya melanjutkan studi di Bandung.

Di luar dugaan, terjadi tragedi yang memilukan bagi bangsa ini yakni kerusuhan Mei 1998. Bukan hanya di Jakarta, namun Solo juga mengalami tragedi serupa yang lebih parah, mengingat dampak di luas area Solo yang lebih kecil disbanding Jakarta. Saat itu akses transportasi menuju atau keluar dari kota Solo tertutup, bahkan akses informasi dan telekomunikasi juga masih sangat sulit. Tidak ada tayangan tentang kerusuhan ini di siaran TV, dan siaran radio pun belum bisa direlay ke luar kota.

Jangankan internet, pengguna HP pun belum sebanyak dan semudah saat ini, bahkan teknologi foto digital pun belum ada. Sikon tersebut membuat saya ( dan mungkin netizen asal Solo lainnya ) stress karena tidak bisa mencari informasi perihal sikon kota Solo saat terjadi kerusuhan, dimana orang tua saya sempat mengungsi saat itu.

Saat itu Solo Pos menjadi satu satunya koran yang memuat berita berbagai sikon kota Solo saat kerusuhan tersebut Untungnya ada salah seorang rekan saya yang mengirimkan potongan koran tersebut pada saya melalui fax sehingga saya bisa memantau sikon kota Solo dari beberapa edisi Solo Pos selama beberapa hari khusus kerusuhan Mei. Entah apa jadinya jika tidak ada koran Solo Pos pada saat itu, karena belum ada media cetak jarak jauh dari koran ibu kota seperti saat ini.

Hingga saat ini saya masih menyimpan potongan berita kerusuhan Mei tersebut sebagai kliping. Hal ini cukup membuat saya bahagia, karena saya masih menyimpan dokumen sejarah kelam bangsa ini sebagai suatu pelajaran. Terima kasih Solo Pos, berita yang Engkau sajikan akan menjadi sepenggal sejarah perjalanan bangsa ini yang harus dipelajari agar tidak terulang lagi ; semoga dengan ulang tahun yang ke 18, Solo Pos akan terus menyajikan berita penting sebagai pelajaran sejarah bagi anak cucu kita kelak.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

juli_widjaja

Saya adalah seorang warga Solo yang kini tinggal & bekerja di Jakarta

Add comment