Soloensis

Urgensi Pemanfaatan Jurnalistik di Bidang Pertanian, Tim KKN MBKM Solopos Media Group Gelar Pelatihan Jurnalistik di BPP Klaten Utara

Foto Jurnalistik Pertanian

 

KLATEN – Pemanfaatan media digital dan jurnalistik dalam bidang pertanian tak ayal menjadi strategi yang efektif dan memberikan dampak dalam proses pembangunan lokal dan pemberdayaan masyarakat.  

Dengan urgensi tersebut, kelompok KKN MBKM Solopos Media Group (SMG) menjadikan diseminasi pembangunan pertanian melalui jurnalistik sebagai salah satu program utama dengan sasaran gabungan kelompok tani (gapoktan) Klaten Utara.

Hal ini diungkapkan oleh ketua kelompok KKN MBKM Solopos Media Group, Adinda Sarah Putri Wibowo, bahwa pemilihan program ini ditujukan untuk peningkatan partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan jurnalistik.

“Alasannya karena ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia utamanya di bidang pertanian, selain itu juga menunjang Industri and Society 5.0 yang membutuhkan triple helix dari beberapa pihak masyarakat salah satunya petani.” ucapnya.

Adinda juga menyampaikan, bahwa pemilihan lokasi ditentukan atas dasar kebutuhan sasaran dengan persetujuan semua anggota kelompok dan dosen pembimbing Tim KKN MBKM Solopos Media Group yaitu Ibu Emi Widiyanti.

“Kami mendapati belum adanya materi tentang jurnalistik pertanian di BPP tersebut dan itu salah satu hal yang penting apalagi melihat kemajuan teknologi yang sangat pesat. Karena kami dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dan sedang magang di Solopos, jadi kami ingin memperkenalkan kepada mereka,” kata Adinda.

Program utama ini berbentuk pelatihan jurnalistik pertanian pada Rabu, (8/5/2024) di Balai Penyuluhan Petani (BPP) Klaten Utara. Kegiatan pelatihan diawali dengan sambutan oleh Camat Klaten Utara, Ketua Gapoktan, PPL Klaten Utara, dan ketua Tim KKN MBKM Solopos Media Group.

Melalui sosialisasi ini, anggota Gapoktan Klaten Utara dapat mengenal dan memahami peran jurnalistik dalam menyebarkan informasi pertanian kepada masyarakat, memahami manfaat jurnalistik bagi petani, serta tertarik untuk mempelajari jurnalistik pertanian.

Selain memberikan pemaparan materi dan penayangan video, sasaran diminta untuk aktif menyampaikan pendapat dalam sebuah forum diskusi. Dalam forum tersebut, sasaran tampak antusias dengan mengajukan pertanyaan seputar jurnalistik pertanian dan berbagi pengalaman terkait miss information yang pernah mereka alami.

Acara pelatihan ditutup dengan dokumentasi dan pemberian kenang-kenangan bagi Gapoktan Klaten Utara dan BPP Klaten Utara. Pelatihan jurnalistik pertanian kepada Gapoktan Klaten Utara diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat komunikasi antar anggota, dan memperluas dampak positif dari kegiatan pertanian mereka.

 

 

    Apakah tulisan ini membantu ?

    Magang MBKM Solopos FP UNS

    Add comment