Soloensis

Menyongsong Masa Depan Pendidikan: Kampus Mengajar Angkatan 7 di SD Negeri Bakipandeyan 01

km 7

Halo semua! Kami ingin membagikan kisah penuh inspirasi selama menjalani program magang Kampus Mengajar Angkatan 7 di SDN Bakipandeyan 01. Sejak pertama kali menjejakkan kaki di halaman sekolah ini, suasana hangat dan sambutan penuh kasih dari guru dan siswa begitu terasa. Kegiatan diawali dengan seremoni pelepasan resmi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, diikuti dengan prosesi serah terima dan penerjunan mahasiswa yang penuh semangat. Hari itu menjadi awal dari perjalanan penuh makna kami.

Langkah pertama kami adalah melakukan observasi menyeluruh terhadap lingkungan sekolah dan kelas. Dari pengamatan ini, kami dapat memahami lebih dalam tentang kebutuhan dan kondisi belajar mengajar di sekolah. Salah satu pencapaian penting kami adalah revitalisasi perpustakaan yang kini menjadi tempat yang lebih nyaman dan menarik bagi siswa untuk menggali ilmu. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, kami menyelenggarakan Pawai Ramadhan 1445 yang diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dan guru. Beragam kegiatan pesantren kilat, seperti dongeng kisah Nabi, lomba mewarnai gambar Islami, dan membuat kolase lafal Allah, menjadi momen yang memperkuat semangat keagamaan dan kebersamaan di antara mereka.

Program asistensi mengajar di kelas IV memberikan kami kesempatan emas untuk berinteraksi langsung dengan siswa. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya membantu mereka dalam pembelajaran sehari-hari, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berprestasi. Pelaksanaan pre-test dan post-test AKM menjadi tolok ukur kemajuan akademis siswa, yang hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada Hari Pendidikan Nasional, kami menggelar serangkaian lomba dalam Festival Literasi. Mulai dari lomba membaca puisi, menyanyi lagu nasional, hingga fashion show baju adat, semua kegiatan ini dirancang untuk mengasah bakat siswa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan bangsa.

Selama magang ini, kami juga memperkenalkan kebiasaan membaca 15 menit setiap hari, memberikan bimbingan belajar calistung dan numerasi, serta menyelenggarakan workshop kreatif. Kegiatan seperti membuat kotak tisu dari koran bekas dan totebag ecoprint tidak hanya meningkatkan keterampilan akademis siswa, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kreativitas dan ramah lingkungan. Dampak positif dari program magang ini sangat nyata. Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme dalam belajar, lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan teratur dengan adanya tempat sampah organik dan anorganik, dan perpustakaan kini selalu ramai dikunjungi. Kami sendiri merasa telah mendapatkan pengalaman berharga yang memperkaya kemampuan mengajar dan mendidik.

Kami bangga bisa menjadi bagian dari upaya menyongsong masa depan pendidikan di SDN Bakipandeyan 01. Pengalaman ini tidak hanya memperkuat komitmen kami untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan, tetapi juga membuka wawasan tentang pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam menciptakan perubahan positif.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Mari kita terus bersama-sama membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.

 

    Apakah tulisan ini membantu ?

    Add comment