Soloensis

Pengertian Nikah Siri dan Hal yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Melaksanakannya

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Saat beberapa orang punya niat rayakan pernikahan dan membagi peristiwa hari berbahagia itu ke seluruh orang lalu memperlihatkan validitas dan romantisme mereka sebagai pasangan suami istri, rupanya ada beberapa orang yang lain yang berpikir berlainan.

Sering ada juga pasangan lain malah pilih lakukan pernikahan mereka secara tertutup dan merahasiakannya dari banyak orang. Pasangan yang berpikir semacam ini masih tetap resmikan pernikahannya lewat nikah siri.

Banyak argumen yang membuat pasangan lakukan nikah siri. Dimulai dari umur yang belumlah cukup sama seperti yang disarankan negara sampai permasalahan ekonomi.

Tetapi, harus dipahami bila menikah siri pada praktiknya akan merepotkan wanita di masa datang. Bila terjadi suatu hal di rumah tangganya, wanita tidak berkekuatan hukum untuk menuntut dan menuntut hak mereka.

Kenyataannya ada banyak orang tidak ketahui apa sebetulnya nikah siri tersebut, persyaratan nikah siri dan apa yang perlu di siapkan untuk lakukan sebuah pernikahan siri.

Bila Anda ingin lakukan nikah siri, penting ketahui beberapa hal berikut yang jasa nikah siri Bogor sudah kumpulkan supaya tidak salah tentukan serta lebih masak dalam mempersiapkan pernikahanmu.

 

Pengertian Nikah Siri

Nikah siri ialah wujud pernikahan yang sudah dilakukan di balik tangan berdasar tuntunan agama atau tradisi istiadat dan tanpa pernyataan sah dari hukum negara. Hal tersebut karena pernikahan itu tidak terdaftar di instansi punyai negara. Saat sebelum betul-betul lakukan nikah siri, penting untuk pahami nikah siri selanjutnya.

Kata siri sendiri datang dari bahasa Arab yakni sirri atau sir yang memiliki arti rahasia. Nikah siri disebutkan boleh-boleh saja secara etika agama, tapi berbeda hal untuk etika hukum. Pernikahan siri tidak syah karena tidak terdaftar di KUA (Kantor Masalah Agama).

Tidak seluruhnya orang pahami keutamaan mencatat pernikahan mereka di KUA. Masih minimnya publikasi berkenaan pernikahan membuat beberapa orang cari jalan lain dengan menikah siri. Walau sebenarnya, efeknya bukan hanya akan dirasakan oleh pasangan yang menikah siri, tapi juga pada anak yang dilahirkan kelak.

 

Syarat Melakukan Nikah Siri

Nikah siri disebutkan sesuai syariat Islam. Tetapi hukumnya menjadi haram jika datangkan mudharat atau rugi pada salah satunya faksi. Bila kamu memutuskan untuk lakukan pernikahan siri, lihat persyaratan berikut supaya pernikahanmu syah sama sesuai persyaratan dan rukun nikah dalam Islam.

  • Kedua calon mempelai memeluk agama islam atau siap masuk Islam, mengucapkan syahadat saat sebelum menikah (akan diberi surat info masuk Islam).
  • Jika calon mempelai wanita dengan status janda, harus memberikan surat pisah dan telah melalui periode idah. Tapi bila tidak dapat menunjukkan surat pisah karena ditinggalkan wafat oleh suami, wali hakim akan minta pernyataan lisan dari calon mempelai wanita akan statusnya. Pernyataan lisan ini memiliki sifat mengikat, dilihat oleh beberapa saksi dan calon mempelai pria, dan jadi tanggung-jawab dari calon mempelai wanita atas kebenarannya.
  • Calon mempelai pria belum mempunyai 4 istri, telah mempunyai pendapatan, berumur minimum 26 tahun.
  • Kedua calon mempelai dapat memberikan kartu identitas yang berlaku (KTP/Paspor) dan dengan photo yang terang saat sebelum ijab qobul untuk pastikan jika pasangan yang bakal dinikahkan ialah betul sama sesuai identitas yang diperlihatkan.
  • Membawa dan menunjukkan mahar/serah-serahan yang diberi saat ijab qobul.
  • Khusus untuk wanita yang bakal dinikahi siri untuk jadi istri ke-2 , ke-3 atau ke-4, minta mahar yang sesuai kepentinganmu. Tidak boleh sekadar menyerah diri untuk dinikahi tetapi pikirkan factor pendukung hidupmu untuk jamin kelancaran, ketenangan dan keberlangsungan beribadah.

Bila syarat di atas telah disanggupi, Anda pun perlu memerhatikan apa yang membuat nikah siri tidak syah. Diantaranya ialah bila tidak ada wali lelaki dan 2 orang saksi lelaki yang adil. Meskipun sekadar nikah siri, wali nikah harus mempunyai enam persyaratan seperti berikut:

  • Sudah akil baligh,
  • Beragama islam,
  • Memiliki sifat merdeka,
  • Bukan hamba sahaya,
  • Baik laki-laki dengan sifatnya yang adil.

Baca Juga : Nikah Siri Bogor Dapat menjadi Nikah Resmi Negara Lewat Sidang Itsbat

Harus dipahami jika saksi dalam sebuah pernikahan ialah rukun nikah yang perlu dipernuhi pada proses ikrar nikah . Maka kedatangan seorang saksi dalam penerapan ikrar nikah ialah hal yang mutlak dibutuhkan. Bila tidak ada saksi, karena itu pernikahan dipandang tidak syah, sekalinya itu cuman nikah siri.

 

Keuntungan dan Kerugian Nikah Siri

Nikah siri banyak terjadi di Indonesia. Seperti telah adat karena ada kondisi dan situasi menekan si calon pengantin. Saat sebelum memtuskan pilih pernikahan siri, kamu perlu ketahui apa kekurangan dan kelebihan bila kamu lakukan nikah siri.

Kelebihan nikah siri diantaranya:

-Sah di mata Agama.

-Menghindari fitnah.

-Lebih praktis.

-Hemat.

 

Kekurangan nikah siri diantaranya:

-Menjadi pembicaraan beberapa orang.

-Status anak yang tidak dianggap negara bahka dipandang seperti anak yang terlahir di luar pernikahan

-Ikatan yang tidak kuat karena tidak terdaftar sah di KUA.

-Tidak dapat terima peninggalan atau harga gono begini.

 

Itulah pengertian nikah siri dan banyak hal yang penting Anda lihat dan pikirkan dengan masak saat sebelum betul-betul ingin lakukan pernikahan siri. Mudah-mudahan berguna.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Candra Bi

Playmaker Panduanmenulis.com

Add comment