Soloensis

Tips Mudah Mengatur Keuangan Upah Bulanan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Mengatur keuangan penting untuk wujudkan kestabilan finansial. Sering kali, pendapatan kecil menjadi alasan untuk tidak menabung atau investasi. Walau sebenarnya, untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat, menabung serta investasi harus untuk dilakukan.

Anda tak perlu berkecil hati bila mempunyai upah yang pas banget dengan UMR. Dengan upah bulanan yang tidak besar, Anda masih dapat penuhi keperluan hidup, menabung, serta berinvestasi. Wujudkan keuangan yang sehat tidak tidak mungkin untuk Anda yang berpenghasilan UMR asal dapat mengelola keuangan Anda.

Perlu Anda ingat bahwa seberapapun penghasilan Anda, akan berasa kurang jika Anda tidak mengatur keuangan. Di lain sisi, seberapapun upah Anda, tetap dapat menabung serta berinvestasi asal Anda pintar dalam mengelola keuangan. Lalu, bagaimanakah cara mengelola keuangan gaji UMR? Temukan tipnya dalam uraian di bawah ini.

Membuat Anggaran Keuangan

Hal pertama yang harus Anda kerjakan untuk mengelola keuangan ialah awalilah membuat budget keuangan. Budget ini perlu Anda mengatur berdasar pengeluaran harian, mingguan, serta bulanan Anda. Coba buat daftar keperluan Anda serta golongkan dalam pos-pos pengeluaran berdasar rasio prioritas. Contohnya, ongkos makan, minum, serta transportasi dapat Anda golongkan jadi pos keperluan primer.

Menggunakan Prinsip 40-30-20-10

Anda dapat memakai prinsip 40-30-20-10. Apakah itu? Pada intinya, angka itu memperlihatkan prosentase dari upah Anda untuk didistribusikan pada tiap pos pengeluaran. Prinsip ini bisa dipakai untuk mengelola keuangan pribadi Anda. Supaya lebih jelas, bacalah rincian berikut.

40% untuk Keperluan Pokok : Pos pengeluaran ini ialah yang terbesar. Pakai 40% dari upah Anda untuk membayar keperluan primer. Ongkos transportasi, makan, minum, dan piknik dapat Anda masukan dalam pos ini.

30% untuk Biaya Rumah Tangga : Anda kemungkinan mempunyai angsuran rumah atau barang elektronik atau kendaran bermotor. Tidak ada kelirunya. Tetapi, Anda perlu ingat jika besarnya angsuran yang perlu Anda bayar tiap bulan tidak kurang dari 30% dari upah Anda.

Bila Anda tidak mempunyai angsuran, prosentase ini dapat didistribusikan untuk bayar sewa rumah atau indekos. Janganlah lupa kalkulasi juga ongkos listrik serta air.

20% untuk Menabung dan Berinvestasi : Sebelum Anda mulai berinvestasi, sebaiknya Anda telah mempunyai tabungan atau dana genting. Uang ini jadi agunan supaya jika Anda mendadak kehilangan pekerjaan, Anda masih mempunyai dana untuk bertahan hidup sampai temukan pekerjaan yang baru. Besar tabungan atau dana genting ini minimum 3 kali dari pengeluaran bulanan Anda.

Sesudah Anda sampai jumlah tabungan yang baik itu, Anda dapat dengan aman mengawali berinvestasi. Bermacam instrumen investasi di jaman ini, dapat Anda pilih sesuai keperluan. Anda bisa membaca artikel 5 Tipe Investasi Terkenal serta Memberikan keuntungan yang Pas di Indonesia.

Sebelum mulai berinvestasi, Anda perlu tahu arah Anda berinvestasi Disamping itu, Anda pun perlu tahu profile efek Anda. Setelah itu Anda perlu pilih tipe investasi yang sesuai arah serta profile efek Anda.

10% untuk BeramalSisihkan 10% dari pendapatan Anda untuk beramal. Anda bisa beramal lewat lembaga-lembaga sah. Untuk contoh, Anda yang beragama Nasrani bisa memberi persepuluhan di Gereja sedang Anda yang Muslim bisa bayar zakat di masjid.

Membuat Catatan Keuangan

Seringkali, kita malas mencatat penghasilan serta pengeluaran kita. Walau sebenarnya ini ialah hal yang perlu dalam mengelola keuangan. Kenapa? Dengan mencatat keuangan, Anda dapat tahu dengan cara detil berapakah penghasilan yang Anda dapatkan serta ke mana uang Anda “lari “.

Mulai saat ini, Anda perlu melatih diri untuk mencatat pengeluaran serta penghasilan Anda. sediakan buku kecil untuk mencatat pengeluaran Anda tiap hari. Anda dapat manfaatkan aplikasi pendataan keuangan yang dapat didownload di Play Store atau App Store. Dengan memakai aplikasi, pasti semakin lebih gampang serta praktis. 

Dari catatan keuangan ini, bila ada pengeluaran untuk beberapa hal yang tidak penting, di bulan setelah itu Anda dapat kuranginya. Anda dapat juga lihat kesempatan untuk mengirit pengeluaran atau malah lihat mana keperluan yang anggarannya masih tidak cukup. Pelajari keuangan perlu dilaksanakan tiap bulan. Ini akan menolong Anda mempunyai keuangan sehat serta teratur.

Menghemat Pengeluaran Setiap Bulan

Dalam mengelola keuangan, ada saatnya Anda harus memperhitungkan untuk mengirit pengeluaran Anda. Uang yang Anda irit dapat didistribusikan untuk hal-hal lain seperti ditabung, diinvestasikan, atau dipakai untuk penuhi keperluan lain.

Lalu, bagaimana caranya menghemat pengeluaran? Di bawah ini beberapa tipsnya.

Menghemat Makan

Hal pertama yang dapat Anda kerjakan dengan mengirit makan. Ini bukanlah bermakna Anda kurangi jatah makan, ya. Tetapi, Anda dapat mengirit pengeluaran untuk makan dengan pilih bawa bekal dibanding jajan di luar.

Biaya membawa bekal pasti lebih murah dibandingkan jajan di luar. Dengan bawa bekal sendiri, Anda akan terlepas dari bujukan beli jajanan lain di luar makan inti yang malah dapat membengkakkan pengeluaran Anda. Disamping itu, bila Anda memasak makanan sendiri, Anda dapat jamin kebersihan serta kesehatannya.

Menghemat Transportasi

Bila Anda memakai transportasi pribadi, Anda dapat bisa ajak rekan kantor yang sedaerah rumah untuk nebeng. Ongkos bahan bakar dapat dipisah dengan rekan Anda supaya tambah murah.

Bila Anda merantau, pilih rumah yang dekat sama kantor. Bila kemungkinan, cari indekos yang dekat hingga Anda dapat berjalan kaki ke arah kantor. Ini dapat mengirit ongkos transportasi, kan?

Menghemat Biaya Listrik

Jaman saat ini, indekos banyak memakai listrik token. Ini membuat Anda harus menyiapkan dana untuk bayar listrik setiap hari. Lalu, bagaimana triknya mengirit listrik?

Anda dapat pilih untuk memakai kipas angin dibanding AC. Ongkos listrik rumah Anda akan semakin lebih murah. Bila Anda tinggal dalam tempat ber-AC, Anda perlu membuat agenda kapan AC menyala serta kapan AC harus dimatikan.

Kecuali panduan di atas, Anda dapat mengirit listrik dengan charge hp atau laptop di kantor. Anda tak perlu charge barang elektronik lagi waktu telah tiba di indekos.

Meninggalkan Kebiasaan Boros dan Selalu Pingin Ikuti Tren

Sadarkah Anda jika rutinitas ikuti trend salah satu fakta boros? Tiap trend yang ada belum pasti sesuai keperluan Anda. Seringkali trend cuma hanya kemauan yang sebetulnya tidak selamanya perlu Anda penuhi.

Bila Anda ingin hemat, Anda perlu stop selalu untuk ikuti trend. Kadang-kadang bukan permasalahan, tapi bila terus menerus akan mengakibatkan permasalahan. Belilah beberapa barang yang Anda butuhkan bukan sebatas Anda kehendaki.

Mendapatkan Pemasukan Tambahan

Anda telah membuat anggaran keuangan. Anda pun sudah mencatat keuangan Anda tiap hari. Menghemat pengeluaran tiap bulan sudah Anda lakukan . Tetapi, upah UMR rupanya belum juga cukup untuk penuhi keperluan harian.

Mungkin penghasilan Anda cukup untuk penuhi keperluan Anda, tetapi Anda perlu menabung uang lebih banyak lagi. Bila demikian, Anda perlu mendapatkan pemasukan tambahan.Penghasilan tambahan dapat Anda dapatkan lewat banyak cara.

Anda dapat lakukan pekerjaan freelance yang tersedia banyak di internet. Gunakan kemampuan menulis, design, atau photografi untuk mendapatkan pekerjaan freelance. Bila suka berjualan, Anda mulai bisa berjualan online di Instagram atau marketplace seperti Tokopedia, BukaLapak, atau Shopee. Anda dapat juga mendapatkan uang penambahan dengan isi survey online berbayar atau untuk media sosial evaluator.

 

Nah, itu dia beberapa langkah cerdas untuk mengelola keuangan gaji bulanan/UMR. Beberapa cara di atas dapat Anda praktikan untuk mencapai kondisi finansial yang sehat. Ingat, Anda harus berkomitmen serta disiplin untuk ikuti ketentuan yang sudah Anda buat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Candra Bi

Playmaker Panduanmenulis.com

Add comment