Soloensis

10 Konsep Dasar Ilmu Falak

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

      بسم الله الرحمن الرحيم

 

Dengan mengetahui  konsep Dasar yang ada 10 (Sepuluh) poin ini diharapkan ke depannya nanti kita dapat meraih keberhasilan dalam mempelajarinya.

10 Konsep Dasar Ilmu Falak

 

Seyogyanya setiap orang yang hendak mempelajari suatu Fan (disiplin) ilmu, dapat menggambarkan dan mengenal fan tersebut sebelumnya, agar nanti pada tahap pembelajarannya dapat dengan sungguh-sunguh dan sepenuh hati. Dan pada akhirnya akan mendapatkan hasil yang baik dan kesuksesan dalam proses belajarnya, termasuk dalam fan ilmu Falak ini, seyogyanya yang mempelajarinya setidaknya mengetahui sebagian atau seluruh Pokok Dasar Ilmu Falak.

Penggambaran dan pengenalan setiap disiplin (fan) ilmu itu dengan mengetahui sepuluh (10)  Pokok dasarnya, hal tersebut tertuang di dalam tiga (3) bait nadhom yang dipublikasikan oleh sebagian Ulama ;

 

ان مبادي كل فن عشرة * الحد والموضوع ثم الثمرة

وفضله ونسبة والواضع   * والاسم الاستمداد حكم الشارع

مسائل والبعض بالبعض اكتفي * ومن دري الجميع حاز الشرفا

 

“Sesungguhnya Pokok Dasar setiap Fan (disiplin) ilmu itu ada sepuluh (10)

 

  1. Definisi
  2. Sasaran
  3. Faedah
  4. Keunggulan
  5. Klasifikasi ( Nisbat)
  6. Peletak
  7. Nama
  8. Sumber
  9. Hukum mempelajari dan mengajarkan
  10. Topik pembahasan

10 Konsep Dasar Ilmu Falak

 

Ada juga Ulama yang mencukupkan pengenalan pada sebagiannya, akan tetapi orang yang mengetahui semua ( kosep dasar setiap Fan ilmu) tersebut layak mendapatkan kemulyaan”.

 

Berikut Sepuluh (10) Pokok Dasar Ilmu Falak ;

 

Definisi

 

Definisi Ilmu Falak adalah ilmu tentang peredaran benda-benda langit (termasuk Bumi) dengan masa edar yang beraturan dan penghitungan yang diketahui.

Galaxi Bima Sakti

 

Bumi mempunyai  dua (2) masa edar (orbit);

 

  1. Beredar pada sumbunya dari barat ke timur yang membutuhkan waktu selama 23 jam, 56 menit, 4,091 detik yang kemudian digenapkan menjadi 24 jam(sehari semalam). peredaran ini disebut Rotasi Bumi. Sumbu Rotasi Bumi sebesar 23,45¤ tepatnya 23¤ 27′
  2. Beredar mengelilingi Matahari (melawani arah jarum jam) yang membutuhkan waktu selama 365,2425 hari yang kemudian ditetapkan menjadi 365 (tahun Bashithah) dan 366 hari ( tahun Kabisat). Peredaran ini disebut Revolusi Bumi, revolusi Bumi ini diakibatkan adanya tarik menarik antara gravitasi Matahari dengan gravitasi Bumi.

Garis edar Bumi untuk mengelilingi Matahari disebut Ekliptika  (منطقة البروج), Ekliptika ini memotong lingkaran equator dengan membentuk sudut 66,5¤.

 

Bulan memiliki tiga (3) kali edar ;

 

  1. Beredar pada sumbunya, pergerakan ini membutuhkan waktu selama 29, 5 hari atau satu bulan.
  2. Beredar mengelilingi Bumi pada jarak kurang lebih rata-rata 384. 400 km dalam waktu 27, 3 hari yang disebut periode Sideris ( الفترة الفلكي ), karena mengacu pada bintang-bintang yang jauh. Tapi bila mengacu pada Matahari, maka dikenal dengan periode Sinodis ( الفترة السياندسي ) yang besarannya rata-rata 29, 5 hari.
  3. Beredar mengelilingi Matahari bersama Bumi selama kurang lebih 365, 2425 hari.

Baca juga :

 

Matahari hanya beredar pada sumbunya. Matahari berotasi pada sumbunya selama 27 hari untuk mencapai Satu kali putaran. Gerakan Rotasi ini pertama kali diketahui melalui pengamatan terhadap perubahan posisi bintik Matahari.

 

10 Konsep Dasar Ilmu Falak

 

Sasaran

 

Sasaran yang diliput ilmu falak adalah seputar peredaran atau pergerakan benda-benda langit, termasuk Bumi, Bulan, Matahari dan planet-planet sesuai garis edarnya masing-masing yang berbentuk elips, ada yang bergerak cepat sekali, sedang dan ada pula lambat.

 

Faedah (Fungsi)

 

Faedah atau buah Ilmu Falak adalah dapat mengetahui arah (Azimuth) Kiblat, menentukan awal waktu Shalat, mengetahui terbit dan terbenamnya Matahari, menentukan posisi Hilal ketika Rukyat (melihatnya) dan dapat menentukan kapan, dimana dan durasi terjadinya gerhana Bulan atau gerhana Matahari yang terjadi di masa yang akan datang serta dapat memperkirakan awal bulan Qamariyah.

 

 

Keunggulan

 

Keunggulan ilmu falak adalah menumbuhkan sifat Yaqin dalam beribadah, sehingga menghasilkan kekhusu’an dalam menjalankannya.

Klasifikasi ( Nisbah)

 

Ilmu Falak memiliki klasifikasi tersendiri dari ilmu-ilmu yang lain, tentang “apa” (ontologi), “bagaimana” (epistemologi) dan “untuk apa” (aksiologi)

 

Peletak Pertama

 

Peletak pertama kali Ilmu Falak adalah Al-Imam Muhammad bin Ibrahim Al-Fazary (wafat 796 h), beliau pernah diperintah oleh Khalifah Abi Ja’far Al-Manshur untuk menerjemahkan buku Falak kuno yang berjudul Sindid yang dibawa oleh orang berkebangsaan India kepada Sang Khalifah. Penetapan Imam Muhammad bin Ibrahim Al-Fazari sebagai peletak pertama Ilmu Falak, karena beliaulah orang pertama kali yang mempublikasikan karya-karyanya tentang Ilmu Falak dalam bentuk catatan dan alat, namun sebenarnya Ilmu Falak telah dikenal sejak zaman Nabi Idris AS.

Nama

Nama lain Ilmu Falak adalah ilmu Hisab.

 

Sumber

Ilmu Falak bersumber dari Al-qur’an, Al-hadits dan penelitian Ulama (istiqra’).

 

Hukum mempelajari dan mengajarkan 

Hukum mempelajari dan mengajarkan ilmu Falak adalah Fardhu Kifayah.

 

Topik Pembahasan 

 

Secara global Topik pembahasan Ilmu Falak adalah seputar waktu Shalat, terbit dan terbenamnya Matahari, penentuan Arah Kiblat, penentuan awal bulan Hijriyah dengan Rukyat, perkiraan Awal Bulan Qamariyah dengan Hisab, Penentuan Hari dan Pasaran awal Bulan Masehi serta Gerhana Bulan dan Matahari.

Selanjutnya untuk mengetahui kamus Ilmu Falak, silahkan kunjungi Artikel Istilah Astronomi. Dan Anda juga dapat mengetahui lebih jauh tentang Hisab dan Rukyat melalui Artikel Rangkuman Seputar Hisab dan Rukyat.

Demikian tutorial mengenai 10 Konsep Dasar Ilmu Falak yang mestinya diketahui para pelajar ilmu Falak.

 

 

Selamat belajar …

 

https://pengantar-ilmufalak.blogspot.com/2019/08/10-pokok-dasar-ilmu-hisab.html

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

Muamar Khadapi

Beralamat di Cirebon, Jawa Barat

Add comment