Soloensis

Rumus Mengitung Arah Kiblat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

https://pengantar-ilmufalak.blogspot.com/2019/07/Rumus-menghitung-arah-kiblat.html

Mungkin ada sebagian dari para Pembaca pernah mengecek Arah Kiblat melalui aplikasi, Ada juga yang menanyakan Azimuth Kiblah tempat saya berapa derajat?, Ada pula yang sedang mencari artikel tentang cara menentukan Arah Qiblat dengan Kalkulator, dan ada pula yang ingin mengetahui bagaimana Rumus Menghitung Azimut Qiblah

Oleh karena itu Pada kesempatan kali ini, di sini kami akan mengupas pembahasan tentang penentuan dan perhitungan arah Qibla dengan rumus Segitiga bola atau Spherical Trigonometri, dengan menggunakan Calculator Scientific,

Materi Perhitungan Azimut Kiblat kali ini, akan menampilkan contoh cara mengukur Arah Kiblah daerah Pegagan Palimanan Cirebon, Jawa Barat.

Rumus Menghitung Arah Kiblat

I. Data yang diperlukan

Data-data Astronomis yang diperlukan untuk menghitung Arah Kiblat adalah ;

1. Bujur Tempat (BT)

= 108¤ 25′ 49″ (Bujur Timur)

2 Lintang Tempat (LT)

= -06¤ 41′ 45″ (Lintang Selatan)

3. Bujur kota Mekah (BM)

= 39¤ 49′ 34, 56″ (Bujur Timur)

4. Lintang kota Mekah (LM)

= 21¤ 25′ 21, 17″ (Lintang Utara)

5. penentuan empat (4) arah, yakni Utara (U), Timur (T), Selatan (S) dan Barat (B).

Untuk mengetahui Data Bujur dan Lintang, silahkan lihat Daftar Bujur dan Lintang atau bisa juga melalui link ini.

II. Methode Penghitungan Arah Kiblat

Teori Geodesi dalam hisab arah Kiblat memerlukan beberapa langkah ;

1. Menghitung jarak Bujur (JB) antara Bujur Tempat (BT) dan Bujur Mekah (BM)

BT – BM

= 108¤ 25′ 49″ – 39¤ 49′ 34, 56″

= 68¤ 36′ 14, 44″

2. Menghitung besar arah (Azimuth) Kiblat (AK)

AK = tan LM × cos LT (m) : sin JK – sin LT (m) : tan JB

= tan 21¤ 25′ 21, 17 × cos -6¤ : sin 68¤ 36′ 14, 44″ – sin -6¤ : tan 68¤ 36′ 14, 44″

= 65¤ 17′ 44, 64″

cara pencet kalkulator Real Max LK ;

shift tan ( 1 : ( tan 21¤ 25′ 21, 17″ × cos -6¤ : sin 68¤ 36′ 14, 44″ – sin -6¤ : tan 68¤ 36′ 14, 44″ = ¤'”

Jadi nilai Arah Qiblatnya adalah 65¤ 17′ 44, 64″ dari titik Utara ke titik Barat (UB).

Sedangkan untuk Azimut Kiblat dari titik Barat ke Utara (BU) adalah :

Nilai titik Barat ke titik Utara dikurangi (-) Azimuth Kiblah UB

= 90¤ 00′ 00″ – 65¤ 17′ 44, 64″

= 24¤ 42′ 15, 36″

Jadi untuk nilai besaran Azimut Qiblat (BU) adalah 24¤ 42′ 15, 36″

Dan untuk Azimuth Kiblah dari titik Utara, Timur, Selatan dan Barat (UTSB) sesuai dengan arah putaran Jarum Jam adalah ;

Nilai titik Utara, Timur, Selatan dan Barat (UTSB) dikurangi (-) nilai Arah Qiblat UB

= 360¤ – 65¤ 17′ 44, 65″

= 294¤ 42′ 15, 36″

Jadi untuk nilai besaran Azimut Qiblah dari titik Utara, Timur, Selatan dan Barat

(UTSB) adalah 294¤ 42′ 15, 36″

ket.

– Titik Utara ke titik Timur = 90¤

– Titik Timur ke titik selatan = 90¤

– Titik Selatan ke titik Barat = 90¤

– Titik Barat ke titik Utara = 90¤

Rumus Menghitung Arah Kiblat

Dengan demikian kita telah dapat menghitung arah kiblat dengan kalkulator menurut ilmu falak methode Ephimeris. Dan untuk mengoreksi hasil penghitungan yang telah Anda kerjakan, bisa kunjungi link ini.

Dan berikut ini akan dijelaskan mengenai cara mengetahui arah Kiblat dengan bayangan pada waktu Istiwaul A’dhom, yang dikenal dengan istilah Rasydul Kiblah.

III. Rasydul Kiblat

Rasydul Kiblat adalah ketentuan waktu dimana bayangan benda yang terkena sinar Matahari menunjuk ke arah Kiblat, Rasydul Kiblat ditetapkan pada tanggal 26, 27 atau 28 Mei dan tanggal 15 atau 16 Juli setiap tahunnya, Fenomena alam dapat kita manfaatkan untuk menentukan Arah Kiblat dengan Matahari.

Rasydul Kiblat

IV. Cara mengetahui 4 Arah

Kita juga dapat mendapatkan petunjuk 4 arah yaitu Utara, Timur, Selatan dan Barat (UTSB) dengan bayangan yang dihasilkan dari sinar Matahari.

Cara mudahnya, silahkan lihat gambar di bawah ini ;

 

Demikian mengenai Rumus Menghitung Arah Kiblat semoga mudah dipahami dan selamat mempraktekkan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Muamar Khadapi

Beralamat di Cirebon, Jawa Barat

Add comment